Selasa, 24 Maret 2015

Pengelolaan diri agar lebih cerdas

Setiap orang pasti menginginkan otak yang encer, mampu berfikir cepat dan dapat mengigat banyak informasi. Pada dasarnya memiliki otak yang cerdas bukanlah sesuatu yang mustahil karena cerdas hanya perlu pengelolaan dan jika kita serius kita akan mendapatkannya dan mampu mempertahankannya sampai tua. 

Saat jaman sekolah dulu anda pasti masih ingat salah satu rekan yang pandainya luar biasa, selalu juara kelas dan banyak dikagumi rekan-rekan. Namun setelah tumbuh dewasa ternyata si juara tersebut hanya menjadi pegawai kelas menengah diperusahaan kecil. Disisi lain mungkin ada teman
yang sangat bandel, suka bolos, tidak disiplin justru jadi seorang pengusaha dengan omset yang sangat tinggi.

IQ sebagai ukuran? 
Dulu kita mungkin pernah diminta untuk melakukan tes IQ dan bila mendapatkan angka rendah misalkan 80 kita pasti merasa kecewa dan minder dengan mereka yang mendapatkan IQ tinggi. Konsep yang mendarah daging beberapa tahun silam yang menganggap bahwa IQ tinggi = Cerdas dan kita hanya akan berhasil jika memilikinya saat ini sudah terbantahkan dan tidak terpakai lagi. Ada banyak hal yang mempengaruhi keberhasilan seseorang daripada hanya faktor IQ. 

IQ hanya merupakan satu aspek kecerdasan dan masih banyak lain aspek yang lain misalkan kecerdasan dibidang musik, kecerdasan dibidang bahasa misal seseorang yang sangat pandai menulis, kecerdasan dibidang matematika,  ada pula kecerdasan spasial yakni mereka yang pandai mematung dan  melukis, ada juga kecerdasan kinestetis yakni atlit yang memiliki kemampuan tinggi seperti michael jordan, kecerdasan personal atau kemampuan memahami diri sendiri seperti mahatma gandhi, serta kecerdasan spiritual dan masih banyak contoh lain yang terus berkembang.

Hal ini mengindikasihan bahwa setiap orang bisa memiliki satu kecerdasan atau lebih. 
bersambung.....

1 komentar: