Selasa, 28 Oktober 2014

Pahami tahapan tumbuh kembang sikecil

Anak merupakan individu yang untuk dan memiliki karakter masing-masing. Adik dan kakak bisa saja dibersarkan olah orangtua yang sama dan dengan cara yang sama pula, tapi hasilnya kemungkinan bisa berbeda. Bisa jadi si kakak rajin sekali belajar namun siadik kurang bersemangat atau si adik gemar sekali berolah raga  lain halnya dengan si kakak. Karena semua individu pasti berbeda, mungkin akan diperlukan pendekatan berbeda pula untuk masing-masing anak. Kita perlu mengenali pola tumbuh kembang si anak, yang dibagi menjadi tahapan sebagai berikut:

1. Tahapan Pranatal
Tahapan ini merupakan tahapan mulai pembuahan sampai dengan bayi dilahirkan. Didalam rahim akan terbentuk organ dan tubuh dimana perkembangan fisik terjadi sangat cepat.

2. Bayi-Balita
Bayi atau balita memiliki beberapa ciri dan pola sebagai berikut :
- Panca indera anak sudah berfungsi dengan baik
- Fungsi motorik pada anak juga berkembang pesat
- Sejak mingu-minggu pertama kelahiran anak sudah mulai belajar mengingat dimana anak sudah memiliki kesiapan untuk belajar

- Pada tahun pertama anak akan menjalin ikatan emosi dengan orang-orang terdekat seperti orang tua ataupun kakak, adik dan juga kakek/nenek
- Kemampuan berbicara anak akan terus membaik, sampai dia bisa berinteraksi dengan orang lain.
- Anaka akan menaruh perhatian pada keberadaan orang lain

Anak pada rentan usia 3 sampai dengan 6 tahun
- Kekuatan otot anak mulai berkembang serta kemampuan motorik kasar dan halus.
- Pola pilir anak yang masih belum logis dan kurang wajar untuk orang-orang dewasa.
- Anak lebih perduli dan asyik memikirkan dirinya sendiri, namun juga mulai memahami keberadaan orang lain

Hal uang perlu disadari orang tua adalah anak adalah tetap anak dan tidak akan pernah bisa dibandingkan dengan manusia dewasa, mereka juga mempunyai dunianya sendiri-sendiri yang mungkin sulit kita pahami, namun harus kita usahakan berkompromi dengan mereka.Dunia anak adalah dunia bermain dan dunia yang selalu senang. Mereka akan selalu semangat bila mengerjakan hal yang menyenangkan dan sebaliknya mereka akan kurang bersemangat bila suasana kurang menyenangkan. Sebagai contoh sianak pasti akan senang belajar dilingkungan yang menyenangkan dan belajar dengan suasana yang menyenangkan.

Kenali kebiasaan si anak : Kreatif dan senang meniru
Anak memiliki ciri-ciri khusus yang biasanya sama dari satu anak dan anak-anak lain yakni:

1. Senang meniru
Ini merupakan sifat alamiah seorang anak yakni senang meniru. Meniru merupakan cara mereka tumbuh dan berkembang. Hal ini tentunya merupakan kabar baik buat orang tua, karena bisa mengajari anak dengan metode pengamalan. Sebagai contoh jika kita ingin sianak rajin membaca, maka kita juga harus rajin membaca, terutama saat berada didepan mereka. Kita secara langsung dan tidak langsung bisa membangun kepribadian mereka. Namun orang tua juga harus konsisten untuk selalu melakukan kebiasaan-kebiasaan baik lainnya.

2. Kreatif
Kita pasti setuju bahwa anak merupakan pribadi yang sangat kreatif. Mereka merupakan pribadi yang riang gembira, sering bertanya dan selalu ingin tahu. Mereka memiliki imajenasi yang tinggi, selalu emncoba hal-hal baru dan tidak pernah takut dalam melakukan kesalahan. Hal yang sebenarnya mengganjal pikiran saya adalah saat kecil anak sangat kreatif namun saat mereka memasuki bangku sekolah, kreatifitas ini justru turun. Karena peran sekolah sangat sentral untuk sianak, maka kita perlu berhati hati dalam memilih sekolah yang berkualitas agar kemampuan si anak dapat berkembang dengan baik, bukan malah hilang dan berganti dengan pribadi yagn tidak percaya diri.

3. Perkembangan psikologis
Selain mengalami perkembangan fisik, anak juga ikut mengalami perkembangan psikologis, dimana sikecil yang lucu dan selalu penurut pada pada usia dibawah tiga tahun, kemungkinan akan berbeda saat mereka berusia lebih dari 3 tahun. Bisa jadi orang tua tidak akan bisa menuntut hal yang sama pada anak. Mereka akan memiliki fase-fase perkembangan psikologis sesuai dengan masanya.

1 komentar: